Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang- ..AKU dekat, berdoalah kepadaKU, niscaya AKU kabulkan..(2:186)
Comming Events
Short Messages
 Intrakulikuler
UN 2016 = KEJUJURAN

Alhamdulillah, 2016 adalah tahun kedua UN yang tidak lagi menentukan kelulusan seorang siswa. Dan UN telah tiba. Anak-anak lebih rileks dalam menghadapinya. Demikian pula guru-gurunya. Walaupun begitu bukan berarti mereka berlaha-leha menghadapi UN.

Mereka, siva SMA KORNITA IPB tetap berjuang keras dengan penuh semangat. Targetnya bukan lagi sekedar lulus UN. Tetapi lulus UN dan lulus masuk perguruan tinggi. Baik lewat SNMPTN, SBMPTN atau lewat ujian mandiri (UM) masing-masing PT. Mereka semua, guru, tenaga kependidikan dan para siswa termasuk ortu, mereka semua bahu membahu melakukan persiapan-persiapan hingga hari H, tanggal 4-6 April 2016.

Persiapan itu dilakukan mulai diintensifkan dari karya tulis yang sudah tuntas saat masuk semester 5, ujian praktek di awal semester 6, waktu tambahan waktu belajar di pagi hari (mulai pukul 6) sejak memasuki semester 6, TRY OUT yang berkali-kali (hingga bosen), hipnotherapy dan diakhiri dengan refreshing (outbond, games , makan bersama) di lingkungan kampus IPB nan rindang dan asri. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, meskipun beberapa siswa dikhawatirkan tidak dapat mengikuti UN karena sakit, terkilir, dan tulang lengan kiri yang retak karena tertabrak motor.

  

Alhamdulillah dengan izin dan rahmat dari Allah swt, pada hari H tanggal 4 April 2016, semua siswa hadir tepat waktu. Termasuk siswa yang tulang lengan kirinya retak dan masih dalam balutan gips. Pengawasnyapun datang tepat waktu. Tidak ada satupun yang terlambat. Panitiapun standby sejak dini hari sebelum matahari terbit.

Setelah tambahan sarapan (berupa snack) yang disediakan panitia, tepat pukul 07.00 mereka dikumpulkan di lapangan untuk pengarahan terakhir dari panitia. Kepala sekolah juga ikut memberikan pengarahan dan motivasi. Pada kesempatan tsb, Kepsek menyampaikan bahwa mereka sekarang bisa rileks dalam mengerjakan soal-soal UN. Tidak perlu tegang atau grogi. Karena tidak menentukan kelulusan. Namun  beliau tetap menekankan perlunya keseriusan dalam menyelesaikan soal-soal UN karena ini akan menjadi kenangan yang manis dan indah di saat tua nanti. Dan ini akan menjadi bagian dari road maps menuju PTN yang diimpikan. Tidak lupa beliau juga mengingatkan kejujuran. Kejujuran yang hampir punah dari bumi Indonesia harus ditumbuhkan lagi lewat UN. Salah satu tempat yang subur untuk menumbuhkan kejujuran itu adalah kampus SMA KORNITA IPB tercinta. Terakhir beliau memimpin doa sebelum mereka bersiap masuk ke ruang ujian.

 

 Selamat berjuang. Tegakkan dan tumbuh-suburkan kejujuran. Allah swt is always be with you.

Posted by admin | Date 2016-04-05
<< Kembali